News

Kebiasaan Judi Orang Tionghoa Jaman Dahulu

indo8bet – Selamat datang di indo8bet Bandar Judi Online TerbesarPada artikel kali ini saya akan membahas tentang Kebiasaan Judi Orang Tionghoa Jaman Dahulu. Orang China tidak mengharamkan perjudian, bahkan berjudi adalah aktivitas budaya orang China yang terhormat. Kalau ada kematian di kalangan China, misalnya, sudah sangat lazim orang yang sanseng (bertakziah) lalu membuka meja judi.  Begitu terhormatnya berjudi dalam budaya China, sampai-sampai, kata pak ustadz, orang Cina itu mempunyai dewa judi, yaitu Sianjin atau Toapekong yang mengayomi kegiatan perjudian.

Kebiasaan Judi Orang Tionghoa Jaman Dahulu

Orang China, kau tahu, memang suka bertaruh nasib. Mereka menciptakan banyak permainan judi atau menjadi Bandar Judi Online Terbesar dan bisa menjadikan apa saja sebagai wadah perjudian. Memang sebagian dari orang Cina adalah spekulator yang ulung dalam berbisnis, tapi sebagian lagi adalah para petaruh yang nekat, yang tak segan-segan mempertaruhkan sebagian atau seluruh harta bendanya di meja judi. Dan segelintir yang lain barangkali bolehlah disebut sebagai setan judi. Tapi, Akong Tjen Sauw Tjung, bukanlah seorang setan judi sebagaimana keyakinan Pho-pho. Dia mungkin lebih cocok digolongkan sebagai spekulator yang ulung dalam berbisnis dan petaruh nekat. Ya, banyak orang mengakui bahwa Akong sebenarnya seorang pembisnis hebat. Kau tahu, ketika pertama kali datang dari daratan Tiongkok ke Indonesia, ia cuma membawa sebuntal pakaian butut. Aku pernah mendengar cerita yang beredar pada tahun 50-an tentang orang-orang Cina yang melarikan diri ke Hongkong dari kekuasaan komunis di daratan Tiongkok.

Dikisahkan, mereka mendiami rumah-rumah kardus yang berimpitan di lorong-lorong kumuh di pinggiran kota. Dan dengan modal seadanya berjualan apa saja yang bisa dijual di mulut-mulut lorong. Mulai dari permen, ikat rambut, lilin, rokok, hingga korek api. Namun hanya dalam waktu beberapa tahun saja mereka sudah pindah ke rumah-rumah susun di pinggir kota yang mirip kotak susu dengan balkon penuh jemuran melambai-lambai

Kebiasaan Judi Orang Tionghoa Jaman Dahulu

Kebiasaan Judi Orang Tionghoa Jaman Dahulu

Kisah Sukses Penjudi Tionghoa

Tak lama kemudian, sebagian dari mereka tahu-tahu telah mengontrak ruko di pusat keramaian, bahkan di antaranya memiliki ruko sendiri. Tapi Akong Tjen Sauw Tjung nyatanya lebih mencengangkan lagi. Hanya dalam waktu kurang lebih dua tahun setibanya di kota Semarang, Akong sudah berhasil membeli sebuah ruko bertingkat dua. Itu terjadi pada pengujung masa pemerintahan kolonial Hindia-Belanda. Awalnya ia menjajakan tenaga sebagai kuli pikul di pasar, berkarung-karung beras, jagung, atau tepung terigu, juga berkeranjang-keranjang ikan dia panggul. Seringkali pula para penjual ikan memanfaatkan jasa tenaganya mengangkut air sumur dari belakang tempat penjagalan babi. Begitulah cara dia mengumpulkan sekeping demi sekeping logamnya yang pertama. Aku tak tahu, berapa jumlah uang yang Akong pertaruhkannya untuk memasang nomor lotre yang akhirnya mengubah hidupnya. kata Pho pho melanjutkan ceritanya. indo8bet Bandar Judi Online Terbesar.

Kisah Sukses Pendatang di Indonesia

Sebagaimana halnya cukong Cina di tanah Jawa yang kemudian dikenal sebagai pendiri pabrik rokok kretek paling terkemuka di negeri ini. Setelah mempertaruhkan hartanya yang penghabisan di meja judi, Akong sendiri juga tak bakal menduga kalau dirinya akan keluar sebagai pemenang yang gilang-gemilang.

Sekian dari artikel saya yang berjudul Kebiasaan Judi Orang Tionghoa Jaman Dahulu semoga bermanfaat untuk anda. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top